
Nikon merilis satu anggota baru untuk jajaran DSLR entry-level pada Senin kemaren, Nikon D5100.
Spesifikasinya :
* 16.2 megapixel
* memiliki layar LCD yang dapat diatur bolak balik
* auto focus terusan dalam mode film
* ISO maksimum 25.600
* dan mode Efek Khusus baru dengan empat filter yang bekerja pada kedua gambar diam dan movie.

Nikon D5100 adalah calon penerus dari Nikon D5000 yang pada awalnya dirilis pada bulan April 2009.
Level dan harga D5100 diatas D3100 dan dibawah D7000, pada jajaran Nikon lineup saat ini. Kamera ini merupakan penggabungan fitur dari kedua model tadi dan melemparkan beberapa modul kreatif pemula-friendly dan filter ke dalam satu adonan teknologinya.
D5100 memiliki rentang ISO yang sama (100-6400, dapat diupgrade sampai 25600) dan 16,2-megapiksel, 23,3 oleh 15.6mm CMOS sensor seperti D7000. Dalam mode pemotretan terus menerus, D5100 bisa menangkap hingga 4 frame per detik (fps). Sedangkan beratnya 18 ons, body D5100 ringan dan kecil seperti D3100.
Fitur terbaru di D5100 adalah sebagian besar ditujukan untuk pengguna yang ingin membikin movie dengan kamera DSLR ^_^. Kamera ini dapat menangkap 1080p dan 720p movie di 24 atau 30 fps. Layar 3-inch, 921,000-dot pada LCDnya terus dapat membalik keluar dan miring hingga 170 derajat, yang merupakan kunci untuk menggunakan modus Movie dan Live View, seperti handy cam. Efek Khusus Mode baru di dial mode kamera memberikan pengguna empat filter yang dapat diterapkan baik pada movie maupun pemotretan biasa atau hasil photo. 4 efek tersebut adalah Selective Color, Color Sketch, efek tilt-shift, dan Night Vision, yang meningkatkan ISO ke 102400.
D5100 memiliki kemampuan untuk terus menerus auto fokus pada fitur mode movie, teknologi ini dimulai debutnya pada D3100. Salah satu kelemahan dari fitur ini adalah menghasilkan suara keras atau bising jika kita menggunakan mikrofon pada kamera atau mikrofon built-in nya . Untuk membantu mengatasi masalah ini, Nikon merilis mikrofon eksternal baru yang disebut-ME 1 yang penempatannya sesuai dengan hot shoe untuk flash dan colokan ke port input mic. Hal ini dirancang untuk mengkompensasi sebagian besar dari kebisingan yang dihasilkan oleh lensa yang di tuntut selalu auto-fokus pada mode movie, zzttt…ztttz..zzzttt..ngukk..nguk… begitulah gambaran kebisingannya kira2 ^_^. ME-1 mikrofon akan dijual secara terpisah mulai bulan April ini.
Tersedia dalam pertengahan April, D5100 harga kisaran $ 800 untuk body aja, atau $ 900 dengan lensa kit 18-55mm VR.
nah kapan masuk ke Indonesianya…???? mari kita tunggu kedatangannya.
Nikon D5100 Video sample
The New Nikon D5100 dSLR. Excellent low light performance and very good